|
Feature
Rabu, 05 November 2008, 03:11 WIB
Kisah si Anak Nakal Barton
Joey Barton yang kini membela Newcastle adalah satu dari sedikit pemain Premier League yang terkenal karena kenakalannya di dalam dan luar lapangan. Terakhir, Barton menyita perhatian publik ketika dia didakwa memukul pemain Aston Villa Gabriel Agbonlahor saat Newcastle menang lawan Aston Villa, 4 November lalu.
Aksi Barton menuai kontroversi di Inggris. Dia terekam kamera memukul hidung pemain Gabriel Agbonlahor dengan dua jari tangannya. Tindakan mantan pemain Manchester City itu mengundang reaksi FA.
Pada laga tersebut, Barton mendapat kartu kuning akibat pelanggaran kepada Luke Young. Namun, aksinya nakalnya terhadap Agbonlahor luput dari perhatian. Selamatlah Barton dari hukuman kartu merah. Bahkan, kabar terakhir dari FA menyatakan tidak akan memberi sanksi kepada Barton.
Barton sebenarnya baru kembali ke lapangan hijau pada Oktober tahun ini setelah menjalani hukuman 12 laga oleh FA. Hukuman dijatuhkan karena berkelahi dengan Ousmane Dabo. Saat kembali bermain, Barton pun membuat masalah di Stadium Of Light kandang Sunderland. Dia berbuat ulah
setelah memancing emosi fans Sunderland dengan mencium logo klub saat pemanasan. Akibatnya fans Sunderland marah dan melemparinya dengan koin dan botol.
Track recordnya sebagai pemain nakal cukup buruk. Pada Desember 2004 dia membuat ulah di pesta Natal. Dia melempar cerutu menyala ke pemain cadangan Manchester City hingga didenda enam pekan gaji.
pada Juli 2005, dia membuat onar di bar saat Man City tur ke Thailand. Insiden itu
melibatkan rekan setim Richard Dunne dan fans Everton berusia 15 tahun. Dia lantas dipulangkan ke Inggris. Kemudian pada September 2006, Barton mempertontonkan pantatnya ke fans Everton saat Micah Richards membawa Man City menyamakan kedudukan pada duel di Goodison Park.
Dia juga pernah berbuat onar dalam insiden dengan sopir taksi di Liverpool. Mei 2007, Barton
berkelahi dengan Ousmane Dabo, dan dinonaktifkan Manchester City hingga akhir musim. Akhir tahun lalu, Barton menyerang seseorang di pusat kota Liverpool, lalu diamankan keamanan
setempat.
Pada Juli 2008, dia divonis empat bulan penjara karena mengaku bersalah melukai Dabo.
Vonis ini belum dijalaninya, namun pada September FA menghukum larangan bermain 12.
|
|
PROFIL TIM
|
| |
|
Feature Lainnya
Selasa, 06 Januari 2009, 22:58 WIB
Berbatov, Keane atau Defoe?
Problem besar dihadapi Tottenham Hotspur dimana tiga laga terakhir di Premier League tidak mencetak gol. Apa yang salah?
Jumat, 26 Desember 2008, 02:04 WIB
Menanti Duet Anelka-Drogba
Luiz Felipe Scolari meretas mimpi mencetak duet berbahaya dengan memadukan Anelka dan Drogba.
Kamis, 11 Desember 2008, 19:52 WIB
Gerrard Paling Favorit di Indonesia
Steven Gerrard terpilih sebagai pemain Premier League paling favorit yang dipilih penggemarnya di Indonesia.
Kamis, 04 Desember 2008, 22:38 WIB
Balada Usai Laga ke-100
Ada apa di balik pengunduran diri Roy Keane? Salah satu yang berpengaruh adalah tekanan dari media yang sangat intens.
Kamis, 13 November 2008, 13:16 WIB
Chelsea dan Momok Adu Penalti
Dalam lima adu penalti terakhir, The Blues tak pernah menyelesaikannya sebagai pihak pemenang.
|
|