|
Feature
Kamis, 13 November 2008, 13:16 WIB
Chelsea dan Momok Adu Penalti
Sekelumit kisah pahit menghiasi perjalanan Chelsea menyoal adu penalti. Betapa tidak. Dalam lima adu penalti terakhir, The Blues tak pernah menyelesaikannya sebagai pihak pemenang.
Terakhir, kegagalan The Blues dalam adu tos-tosan terjadi di ajang Carling Cup. Bahkan, kali ini yang menggagalkan ‘hanya’ klub yang beredar di divisi dua (Championship), Burnley.
The Blues tumbang 4-5 atas Burnley di babak keempat Carling Cup, Kamis (13/11/08) dinihari WIB. Pedihnya lagi, kegagalan ini terjadi di hadapan pendukungnya sendiri di Stamford Bridge.
Sebuah kenyataan pahit memang. Namun, bila kita sedikit melongok kebelakang, peruntungan Chelsea dalam drama adu penalti memang sangat minim.
Masih terekam jelas dalam ingatan bagaimana kegagalan John Terry dalam mengeksekusi penalti ke gawang Manchester United hingga berujung ‘raibnya’ gelar Liga Champions. Kala itu, skuad The Blues, yang masih dibesut Avram Grant, menyerah 5-6 dari The Red Devils setelah dalam waktu normal bermain imbang 1-1 di Luzhniki Stadium, Moscow.
Setahun sebelumnya, Setan Merah juga menjadi mimpi buruk The Blues dalam perebutan gelar yang harus diselesaikan via adu penalti. Di ajang Charity Shield, The Blues yang saat itu ditukangi Jose Mourinho dipaksa menyerah dengan 1-4 oleh skuad besutan Sir Alex Ferguson.
Kegagalan di ajang Charity Shield itu hanya terjadi selang beberapa bulan sebelum Chelsea disingkirkan Liverpool di semifinal Liga Champions. Dan lagi-lagi adu penalti jadi momok buat The Blues usai menyerah 1-4 atas The Reds di drama adu penalti setelah sebelumnya berbagi agregrat 1-1.
Kegagalan Chelsea di ajang Carling Cup dinihari tadi juga bukan kali pertama. Dua tahun silam, Stamford Bridge juga jadi kuburan The Blues saat Charlton Athletic memenangi laga dengan skor 4-5 via drama adu penalti.
Jika peruntungan masih jauh dari The Blues, bisa jadi ini adu tos-tosan menjadi titik lemah. Lawan dapat menggunakan strategi adu penalti demi menjungkalkan The Blues, tentunya di laga yang berformat turnamen.
Jika begitu adanya, ini tentunya bakal menjadi PR besar bagi pelatih The Blues Luiz Fellipe Scolari. Well, apa trik-mu Scolari demi mendapatkan mental juara dalam adu tos-tosan?
|
|
PROFIL TIM
|
| |
|
Feature Lainnya
Selasa, 06 Januari 2009, 22:58 WIB
Berbatov, Keane atau Defoe?
Problem besar dihadapi Tottenham Hotspur dimana tiga laga terakhir di Premier League tidak mencetak gol. Apa yang salah?
Jumat, 26 Desember 2008, 02:04 WIB
Menanti Duet Anelka-Drogba
Luiz Felipe Scolari meretas mimpi mencetak duet berbahaya dengan memadukan Anelka dan Drogba.
Kamis, 11 Desember 2008, 19:52 WIB
Gerrard Paling Favorit di Indonesia
Steven Gerrard terpilih sebagai pemain Premier League paling favorit yang dipilih penggemarnya di Indonesia.
Kamis, 04 Desember 2008, 22:38 WIB
Balada Usai Laga ke-100
Ada apa di balik pengunduran diri Roy Keane? Salah satu yang berpengaruh adalah tekanan dari media yang sangat intens.
Rabu, 05 November 2008, 03:11 WIB
Kisah si Anak Nakal Barton
Joey Barton yang kini membela Newcastle adalah satu dari sedikit pemain Premier League yang terkenal karena kenakalannya.
|
|